Pidato Sumpah Pemuda Terbaik Yang Bisa Dijadikan Contoh Saat Acara

Pidato Sumpah Pemuda

Pidato Sumpah PemudaMembuat pidato Sumpah Pemuda tidaklah sulit, asalkan mengerti tujuan dan sedikit sejarah mengenai Sumpah Pemuda. Sama seperti pidato lainnya, sang pembuat pidato harus terlebih dulu tahu apa tujuan dari pidatonya.

Jika tujuan pidatonya adalah untuk menggerakkan semangat pemuda, misalnya, maka pidato tersebut harus berisi motivasi bagi pemuda.

Selain disesuaikan dengan tujuan, pidato Sumpah Pemuda juga harus disesuaikan dengan target audience yang dituju. Ingin tahu lebih jelasnya? Berikut ini contoh-contoh pidato Sumpah Pemuda yang bisa digunakan.


Pidato Sumpah Pemuda Di Depan Anak TK

Pidato Sumpah Pemuda Di Depan Anak TK

[su_box title=”Pidato Sumpah Pemuda Di Depan Anak TK”]Pidato sumpah pemuda di depan anak TK sebaiknya tidak mengangkat kisah yang berat-berat. Juga tidak perlu terlalu banyak mengangkat topik peperangan karena sebaiknya anak TK tidak mendengar kisah-kisah kekerasan.

Contoh Pidato Di Depan Anak TK

Selamat pagi/Assalamu’alaikum.

Yang terhormat dewan guru dan orangtua murid yang hadir.

Dan anak-anakku sekalian yang tercinta.

Pertama-tama, mari kita panjatkan syukur kepada Tuhan Yang Maha Esa, yang telah mengumpulkan kita di peringatan Sumpah Pemuda ini dalam keadaan sehat wal afiat.

Kedua, izinkan saya selaku kepala sekolah menyampaikan terimakasih atas orangtua murid beserta ananda-ananda yang sudah hadir. Sekarang, perkenankan saya membawakan sedikit pidato tentang Pemuda dan Kerukunan, guna memperingati hari Sumpah Pemuda ini.

Anak-anak sekalian,

Tahu tidak, di zaman dulu, pahlawan-pahlawan Indonesia tidak suka bertengkar lho!

Dulu, setiap kali ada masalah, pemuda-pemuda Indonesia suka bermusyawarah. Kalau ada yang tidak disukai, langsung bilang dengan kalimat yang sopan. Terus masalahnya dicari jalan ke luarnya bersama-sama, tidak perlu bertengkar.

Misalnya, nih, saat mau bikin Indonesia merdeka. Pahlawan-pahlawan kita berpikir, kalau Indonesia ingin merdeka, maka pemuda-pemudanya harus bersatu! Nggak boleh saling bermusuhan, nggak boleh saling bertengkar.

Waktu itu pemuda Indonesia bukan cuma orang Jawa saja. Ada orang Madura, Jakarta, Bali, Kalimantan, semuanya satu Indonesia berkumpul! Ada yang Islam, Kristen, Hindu, Budha, semuanya nggak saling bertengkar. Kenapa? Biar Indonesia cepat-cepat merdeka. Biar penjajah Belanda dan Jepang cepat pergi.

Makanya, anak-anak, jangan suka bertengkar sama teman-teman kalian ya. Kalau ada yang nakal, dibilangin jangan nakal. Nanti kalau tetap bandel, bilang ke Bu Guru ya! Terus kalau mainan juga harus berbagi, nggak boleh rebutan.

Harus jadi anak yang baik, tidak nakal, tidak suka mengejek teman. Ingin nggak jadi sehebat superhero-superhero Indonesia dulu? Kalau ya, ya harus bisa hidup damai, jadi orang baik.

Sekian dulu pidato dari Bu Guru. Kurang lebihnya Bu Guru mohon maaf yang sebesar-besarnya.

Selamat pagi/Wassalamu’alaikum.[/su_box]

Baca Juga: Pidato Isra Miraj


Pidato Sumpah Pemuda Di Depan Anak SD

Pidato Sumpah Pemuda Di Depan Anak SD

[su_box title=”Pidato Sumpah Pemuda Di Depan Anak SD”]Anak usia SD sudah bisa menerima cerita-cerita tentang peperangan. Akan tetapi pastikan hanya menceritakan sisi positif dari para pahlawan saja. Tidak perlu menceritakan konflik-konflik dalam seperti pelengseran Presiden Soekarno, Supersemar, atau sejenisnya. Berikut ini contohnya.

Contoh Pidato Di Depan Anak SD

Selamat pagi/Assalamu’alaikum.

Yang terhormat Bapak dan Ibu dewan guru, serta anak-anakku sekalian yang tercinta.

Kali ini, Pak Guru (ini bisa dikondisikan) akan menceritakan kisah yang sangat keren. Yaitu kisah dari dua Bapak Proklamator kita, siapa namanya? Ya, namanya adalah Ir. Soekarno dan Drs. Moh. Hatta.

Bapak Soekarno dan Hatta sudah berjuang buat kemerdekaan Indonesia dari kecil. Dari masih muda, sudah berjuang untuk Indonesia secara diplomatis. Salah satunya dengan mengikuti Sumpah Pemuda.

Anak-anak hafal isinya Sumpah Pemuda? Coba dibaca (biarkan anak-anak membaca Sumpah Pemuda).

Ya, itulah Sumpah Pemuda, tumpah darah yang satu, bangsa yang satu, dan bahasa yang satu: Indonesia. Dulu sebelum adanya Sumpah Pemuda, Indonesia itu tercerai-berai. Tidak punya rasa persatuan dan kesatuan.

Tapi demi kemenangan bangsa, akhirnya para pemuda zaman dulu, Pak Karno, Hatta, dan teman-temannya membentuk forum pemuda Indonesia.

Sejak forum ini ada, pemuda Indonesia tidak terpecah belah lagi. Tadinya, orang Jawa berjuang sendiri, orang Madura berjuang sendiri, Sunda, Batak, Bugis, Betawi, Aceh…semuanya berjuang sendiri. Akhirnya karena berjuang sendiri-sendiri, mereka kalah.

Terus gimana supaya tidak kalah lagi? Mereka pun bersatu, pemuda-pemuda dari semua daerah di Indonesia bersatu membentuk Sumpah Pemuda. Sejak saat itu, Indonesia jadi semakin kuat.

Belajar dari kisah Sumpah Pemuda, ayo anak-anak, kita semua sama-sama belajar memupuk kerukunan. Jangan suka berkelahi satu sama lain. Kasihan pahlawan kita kalau melihat anak cucunya bertengkar dan saling bermusuhan, ya, setuju?

Jadi tetap jaga kerukunan, jangan suka menakali temannya, jangan suka bolos juga supaya makin pintar dan bisa mengharumkan nama Indonesia. Ingat, bersatu kita teguh, bercerai kita runtuh! Jangan dilupakan ya kata-kata itu.

Demikianlah pidato yang bisa Bapak Guru sampaikan saat ini. Kalau ada kurang lebihnya, Pak Guru mohon maaf sebesar-besarnya, dan mari bersama mendoakan pahlawan kita yang gugur di masa lalu. Berdoa dimulai (ajak anak-anak berdoa sambil menundukkan kepala).

Selamat pagi/Wassalamu’alaikum.[/su_box]

Baca Juga: Pembukaan Pidato


Pidato Sumpah Pemuda Di Depan Anak SMP – SMA

Pidato Sumpah Pemuda Di Depan Anak SMP SMA

[su_box title=”Pidato Sumpah Pemuda Di Depan Anak SMP – SMA”]Pidato Sumpah Pemuda di depan anak-anak SMP dan SMA harus lebih motivatif. Kesannya bukan menggurui, tapi menghimbau agar anak-anak menjadi lebih baik lagi. Berikut ini contoh pidato yang bisa diucapkan di depan anak SMP – SMA saat peringatan Sumpah Pemuda.

Contoh Pidato Di Depan Anak SMP – SMA

Selamat pagi/Assalamu’alaikum.

Yang terhormat Bapak dan Ibu dewan guru yang dirahmati Tuhan, serta anak-anakku sekalian yang saya cintai,

Pertama-tama, marilah kita panjatkan puji syukur ke hadirat Tuhan. Karena telah memberi kita kesempatan berkumpul di sini dalam keadaan sehat wal afiat.

Kedua, mari kita bersama memanjatkan syukur atas kelahiran Nabi Muhammad SAW sebagai cahaya di Bumi ini. Karena hanya atas perjuangannya, kita semua dapat berkumpul di sini dalam lindungan cahaya Islam (jika seluruh murid Islam, jika banyak murid non-Islam sebaiknya dilewati saja).

Pada pagi yang indah kali ini, saya ingin menyampaikan sebuah cerita singkat tentang perjuangan para pemuda di masa penjajahan dulu. Tepatnya yang akan saya ceritakan adalah pada saat Sumpah Pemuda, 28 Oktober 1928 silam.

Dulu, nama Indonesia tidak pernah ada, yang ada adalah Jawa, Sunda, Madura, Batak, Bugis, dan suku-suku lainnya. Akan tetapi demi kemenangan Indonesia melawan penjajahan Belanda, semua suku rela membuang gengsinya. Bersatu, saling menerima perbedaan satu sama lain.

Toleransi semacam inilah yang mulai hilang dari pemuda-pemuda Indonesia. Saat ini, banyak orang saling menghina hanya karena perbedaan agama, budaya, atau pandangan politik. Akhirnya karena terlalu sibuk berdebat, akhirnya lupa Indonesia punya masalah-masalah yang lebih penting.

Oleh karena itu, anak-anakku, generasi muda harapan bangsa, mari bersama-sama kita semua berusaha. Menjaga toleransi dan kerukunan meski punya latar belakang berbeda. Jangan sampai sedikit perbedaan malah menghalangi kita untuk jadi SDM Indonesia yang unggul.

Ingatlah filosofi dari gerakan Sumpah Pemuda, gerakan yang mati-matian dibentuk pendahulu kita di masa lalu. Terus semangat belajar dan jadilah generasi yang bisa mengharumkan nama Indonesia di masa depan, semangat!

Jika ada kurang lebihnya, saya mewakili segenap Bapak Ibu Guru mengucapkan mohon maaf. Semoga ilmu yang sudah kalian dapatkan bisa diterapkan sebaik-baiknya.

Selamat pagi/Wassalamu’alaikum.[/su_box]


Pidato Sumpah Pemuda Di Depan Mahasiswa

Pidato Sumpah Pemuda Di Depan Mahasiswa

[su_box title=”Pidato Sumpah Pemuda Di Depan Mahasiswa”]Mahasiswa memegang peran besar sebagai agen perubahan, oleh karena itu memberikan pidato yang bagus sangatlah penting di depan mereka. Semakin besar motivasi yang diberikan, maka mahasiswa akan semakin semangat melakukan tugasnya.

Contoh Pidato Di Depan Mahasiswa

Salam mahasiswa!

Dulu, Kongres Pemuda diinisiasi oleh mahasiswa, pemuda-pemuda yang umurnya kurang dari 30 tahun! Dulu, Proklamasi digencarkan juga oleh pemuda-pemuda, dipercepat prosesnya melalui insiden Rengasdengklok! Dan sekarang giliran kita, mahasiswa-mahasiswa sekarang, untuk membuat perubahan!

Sebagai agent of change, kita adalah tonggak yang memikul tanggungjawab berat bangsa. Di tangan mahasiswa-lah, perubahan bisa dimainkan, direbut, atau ditegakkan. Tanpa gerakan mahasiswa, Indonesia tidak akan berdiri seperti sekarang.

Tapi di zaman yang sudah dinamis ini, pergerakan perjuangan mahasiswa juga harus mengalami perubahan. Mental mahasiswa harus direvolusi supaya tidak terjebak dengan kenangan-kenangan lama kejayaan masa lalu. Gerakan mahasiswa harus direformasi agar tetap sesuai dengan perubahan budaya dan teknologi.

Dulu, pemuda-pemuda Indonesia berjibaku dengan senjata melawan penjajah. Sekarang, tugas kita tinggal menjaga kemerdekaan sebaik-baiknya agar martabat Indonesia tetap tinggi di mata dunia.

Merdeka! Pikiran boleh modern, tapi kita tidak boleh melupakan filosofi perjuangan pemuda saat mencetuskan tiga Sumpah Pemuda dulu. Mari kita semua melanjutkan perjuangan mereka tanpa harus menunda-nunda lagi. Lakukan sekarang dan berjuanglah sebaik-baiknya untuk negara.

Kurang lebihnya, saya mohon maaf sebesarnya-besarnya, semoga apa yang kita rencanakan membuahkan hasil yang direstui oleh Tuhan Yang Maha Kuasa.

Salam mahasiswa! Salam perubahan![/su_box]

Baca Juga: Pidato Hari Kartini


Pidato Sumpah Pemuda Di Depan Masyarakat Umum

Pidato Sumpah Pemuda Di Depan Masyarakat Umum

[su_box title=”Pidato Sumpah Pemuda Di Depan Masyarakat Umum”]Jika pidato Sumpah Pemuda dilaksanakan di depan masyarakat umum, sebaiknya jangan terlalu menggurui. Cukup mengangkat intisari umum dari Sumpah Pemuda saja, tidak perlu terlalu banyak memberikan semangat.

Contoh Pidato Di Depan Masyarakat Umum

Selamat pagi/Assalamu’alaikum!

Yang terhormat Bapak Ibu sekalian yang berbahagia,

Pertama-tama, mari kita ucapkan rasa syukur sebesar-besarnya kepada Tuhan, yang telah mengumpulkan kita dalam peringatan Sumpah Pemuda tahun ini.

Sebelum acara intinya dimulai, izinkan saya selaku penyelenggara acara menyampaikan terimakasih sebesar-besarnya pada Bapak Ibu yang hadir. Juga terimakasih saya ucapkan ke panitia acara yang sudah susah payah menyiapkan acara sebesar dan sehikmat ini.

Bapak Ibu yang saya hormati,

Momen Sumpah Pemuda adalah momen penting yang perlu kita ingat-ingat dampaknya bagi masyarakat Indonesia. Jika tidak ada Sumpah Pemuda, mungkin sekarang kita masih tidak punya rasa persatuan dan kesatuan seperti sekarang.

Oleh karena itulah, dengan adanya acara ini, diharapkan kita semua dapat mengenang kembali Sumpah Pemuda yang sudah diikrarkan pendahulu kita. Sehingga selanjutnya kita bisa bersama-sama mengeratkan ikatan, baik antar RT, RW, atau bahkan antar desa.

Jadi selanjutnya, jangan sampai ada lagi pertengkaran mengatasnamakan RT, RW, atau antar desa. Soalnya kita semua saudara yang harus bersatu, bekerjasama membangun masyarakat yang lebih baik.

Semoga semua doa yang kita ucapkan sekarang, bisa sampai ke pahlawan-pahlawan kita yang dulu telah berjuang melawan Belanda. Amiin, ya Robbal Alamin.

Sekian dulu sambutan dan pidato singkat dari saya, kurang lebihnya saya mohon maaf sebesar-besarnya. Selamat menikmati acara peringatan Sumpah Pemuda yang dilaksanakan hari ini!

Selamat pagi/Wassalamu’alaikum.

Demikianlah bahasan lengkap mengenai pidato Sumpah Pemuda sesuai dengan target audiencenya. Sebelum berpidato, pastikan pengetahuan tentang isi pidato sudah dimiliki. Hal ini penting untuk mengantisipasi adanya audience yang bertanya.

Selain itu, jangan lupa kobarkan semangat saat memberikan pidato. Jadi pidato tersebut bisa mencapai tujuannya, yaitu untuk menggelorakan semangat pemuda.[/su_box]

Pidato Sumpah Pemuda 

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *