Surat Gugatan Cerai

Surat Gugatan Cerai – Cerai adalah salah satu hal yang tidak diinginkan semua orang. jika ingin melayangkan cerai maka seseorang harus membuat surat pengajuan terlebih dahulu. Salah satu bentuk surat gugatan tersebut dapat dilihat dari contoh surat gugatan cerai ini.

Karena pentingnya urusan perceraian dalam agama dan hukum seseorang harus dapat membuat surat gugatan cerai yang ditujukan kepada pengadilan agar permasalahan diputuskan dengan resmi oleh pengadilan. Berikut ini contoh surat gugatan cerai sebagai informasi penting.

Contoh surat gugatan cerai ini sangat penting untuk diketahui dan dipahami karena dalam surat ada beberapa hal yang wajib terdapat dalam isi surat tersebut. Jika seseorang ingin mengurus gugatan cerai maka perlengakapan administrasinya salah satunya adalah melayangkan surat gugatan tersebut.


Apa itu Surat Gugatan Cerai

Apa Itu Surat Gugatan Cerai

Surat gugatan cerai adalah surat gugatan yang dilayangkan kepada pengadilan agama untuk perihal permasalahan perceraian rumah tangga. Pada umumnya surat jenis ini telah memiliki ketentuan dan format yang telah ditentukan dalam setiap pengadilan.

Surat gugatan cerai berisi sejumlah alasan cerai dan serangkaian data yang berkaitan dengan pernikahan dan anak. dalam surat gugatan cerai semua tertulis dengan sangat jelas dan detail sehingga dapat di akui di mata hukum maupun dalam agama.

Tanpa salah satu dokumen diatas maka penggugat akan terhambat dalam mengajukan gugatan perceraian misalnya tidak buku nikah yang disebabkan hilang dan sebagainya maka biasanya penggugat harus meminta surat dari kantor urusan agama tempat penggugat melangsungkan pernikahan oleh tergugat sebagai dasar bukti dokumen gugatan.


Syarat Ketentuan Membuat Surat Gugatan Cerai

Syarat Ketentuan Membuat Surat Gugatan Cerai

Selain format dan unsur suratnya yang sudah ditentukan untuk membuat surat gugatan ini juga memiliki sejumlah persyaratan mutlak agar surat gugatan tersebut diterima. Poin ini juga sangat penting diperhatikan karena proses administrasi dalam pengadilan itu benar-benar sangat detail. Dalam contoh surat gugatan cerai ini adapun yang menjadi syarat ketentuan pengajuannya adalah sebagai berikut:

  • Mempersiapkan dokumen pribadi penting seperti surat nikah asli, serta fhotocopy, membawa KTP penggugat, membawa surat keterangan dari kelurahan tempat penggugat tinggal, fotocopy akte kelahiran anak (jika sudah memiliki anak) serta fhoto copy kartu keluarga dan jangan lupa membawa materai 6000.
  • Melakukan pendaftaran gugatan cerai ke pengadilan dengan membawa sejumlah kelengkapan dokumen yang telah dijelaskan terlebih dahulu diatas. Dan untuk mendaftarkan gugatan harus ke alamat tinggal pihak tergugat.
  • Langkah berikutnya membuat surat gugatan cerai dalam pembuatan surat ini wajib mencantumkan alasan mengapa melakukan gugatan misalnya penganiayaan, kekerasan, penelantaran dan sebagaimana yang dapat diterima pihak pengadilan.
  • Biasanya setelah membuat surat gugatan sesuai dengan yang di instruksikan pihak administrasi pengadilan maka penggugat harus membayar biaya perceraian yang besarannya sudah ditentukan oleh masing-masing kantor pengadilan agama.
  • Pahami tata cara persidangan, biasanya ketika pengajuan diterima maka pihak pengadilan akan memanggil kedua belah pihak untuk dilakukannya mediasi agar gugatan ditarik kembali, tetapi jika mediasi tidak dapat menghasilkan keputusan yang baik maka akan dilanjutkan dengan pembacaan surat gugatan perceraian.
  • Menyiapkan sejumlah saksi, dikarenakan berlanjutnya proses gugatan maka akan ada proses menghadirkan saksi dalam sidang gugatan.
  • Memiliki dasar dan argumen yang kuat untuk melakukan gugatan terutama apabila penggugat itu adalah pihak istri. Dan selain itu dalam perceraian terkadang berimbas kepada hak asuh anak dan harta gono-gini hasil perceraian yang harus diputuskan dengan lengkap dan jelas.
  • Dapat membawa serta surat kelurahan tentang masalah gugatan yang telah di mediasi atau dilaporkan oleh pihak penggugat kepada pemerintah setempat.
  • Tanpa salah satu dokumen diatas maka penggugat akan terhambat dalam mengajukan gugatan perceraian misalnya tidak buku nikah yang disebabkan hilang dan sebagainya maka biasanya penggugat harus meminta surat dari kantor urusan agama tempat penggugat melangsungkan pernikahan oleh tergugat sebagai dasar bukti dokumen gugatan.

Jenis Gugatan Perceraian

Contoh Surat Gugatan Cerai Istri Kepada Suami

Sebelum mengajukan gugatan cerai kepada pasangan. Sebaiknya pahami dan ketahui terlebih dahulu prosedur da segala hal yang berkaitan dengan perceraian. Salah satunya pentingnya memahami jenis gugatan dalam. Pemahaman ini akan dapat menambah kekuatan dalam menghadapi proses perceraian yang sangat melelahkan. Selain sebagai pertimbangan akan memutuskan hal perceraian dan gugatan yang akan menimbulkan segala aspek dalam kehidupan tersebut, berikut jenis  Perceraian Dalam Islam  dibawah ini:

  • Cerai Talaq jenis yaitu perceraian yang dilakukan seorang suami melalui ucapan talaq. Namun walau telah melakukan cara ini sang suami harus tetap menceraikan secara sah di pengadilan. Hal ini disebabkan karena pernikahan telah diatur secara hukum sehingga hak dan kewajiban berlaku secara hukum walaupun secara agama telah sah namun wajib melakukan perceraian secara sah di pengadilan. Selain itu hal ini untuk melindungi hak-hak penggugat dan tergugat dalam hal pernikahan.
  • Cerai Ta’liq perceraian yang terjadi dan berlaku pada saat adanya pelanggaran sighat ta’liq pada saat pengucapan akad nikah terdahulu.
  • Cerai Khulu suatu perceraian yang diberikan ke pada Istrinya disebabkan karena adanya perilaku yang tidak menyenangkan pihak istri. Misalnya suami tidak mau melaksanakan shalat atau tidak melakukan kewajibannya sebagai suami sebagaimana yang telah diatur dalam buku pernikahan dan secara hukum
  • Cerai Fasakh yaitu perceraian yang terjadi diakibatkan adanya pembatalan pernikahan oleh salah satu pihak. Jenis cerai ini biasanya akan menimbulkan konsekwensi yang terjadi dari terjadi nya akad pada sebelumnya. Baik itu secara hak dan kewajiban dalam pernikahan ikut batal.
  • Cerai Li’an adalah adanya tuduhan kepada pihak suami terhadap istri atas tuduhan melakukan zina sehingga adanya pengingkaran terhadap anak yang telah dikandung dan yang sudah dilahirkan dari istrinya tersebut. Dalam proses ini perceraian akan di berikan sumpah atas segala tuduhan yang dilayangkan seorang suami kepada istrinya tersebut.

Contoh Surat Gugatan Cerai Istri Kepada Suami

Jenis Gugatan Perceraian

Secara teknisnya membuat surat gugatan cerai tidaklah sulit namun pada prosesnya melakukan gugatan cerai tidaklah mudah. Karena ada serangkaian aktifitas yang mengharuskan seseorang penggugat datang bolak-balik ke pengadilan agama. Kecuali jika pengurusannya diserahkan kepada pengacara. Jika gugatan dilakukan sendiri berikut ini contoh membuat surat gugatan terbaru.

Surat Gugatan Cerai Istri Kepada Suami

Hal       : Cerai Gugat

Medan, 20 April 2019

Kepada: Yth Ketua Pengadilan Agama Kota Medan

Jln. Kenanga Nomor 1 Kecamatan Medan Raya kabupaten Sumatera Utara

Assalamualaikum wrwb, saya yang bertanda tangan dibawah ini yaitu:

Nama               : Sisi Susilawati Ningsih

Umur               : 39 Tahun

Agama             : Islam

Pekerjaan         : Wiraswasta

Pendidikan       : SMA

Tempat Kediaman       : Jalan Muri Raya, Rt/RW 09/06 Nomor 11Kecamatan Grohol Medan

Selanjutnya sebagai Penggugat

Dengan hormat, bahwasanya penggugat mengajukan gugatan perceraian berlawan dengan

Nama                           : Bambang Bagito

Umur                           : 45 Tahun

Agama                         : Islam

Pekerjaan                     : Wiraswasta

Pendidikan                   : SMA

Tempat Kediaman       : Jalan Muri Raya, Rt/RW 09/06 Nomor 11 Kecamatan Grohol Medan

Selanjutnya sebagai pihak Tergugat

Adapun sebagaimana yang menjadi alasan atau dalil dalam gugatan penggugat tersebut diatas adalah:

  • Bahwa Penggugat dengan tergugat merupakan suami istri yang sah yang melangsungkan pernikahan tepat pada tanggal 24 Desember 2003 serta dicatat oleh Pegawai Pencatat Nikah Kantor urusan Agama Kecamatan Grohol Medan sesuai dengan kutipan akta nikah/ atau duplikat kutipan nikah nomor 76 tanggal 24 Desember 2003
  • Bahwa, sesaat setelah melakukan akad nikah tergugat mengucapkan sighat taklik talak atau (talak bersyarat) terhadap penggugat dengan bunyi bahwa sebagaimana yang tercantum dalam buku nikah kutipan akta nikah tersebut tinggal dirumah orang tua yang beralamatkan Jalan Sidorejo Kecamatan  Mesra Medan lalu pindah dan tinggal di rumah sendiri yang terletak di Jalan Muri Raya, Rt/RW 09/06 Nomor 11 Kecamatan Grohol Medan.
  • Bahwa setelah pernikahan ini penggugat dan tergugat bersama-sama bertempat tinggal di Grohol Medan dan selama pernikahan tersebut antara penggugat dan tergugat melaksanakan kehidupan rumah tangga dengan baik dan rukun. Dan telah dikarunai seorang putra yang bernama Rini Rezeki Ramadhani yang lahir pada tanggal 11 April 2005
  • Bahwa sebelumnya atau pada awal mula rumah tangga antara penggugat dan tergugat dalam keadaan rukun dan baik-baik saja. Namun sejak bulan januari 2017 ketentraman dan ketenangan rumah tangga antara penggugat dan tergugat selalu mengalami pertikaian, perkelahian yang mengakibatkan  terjadinya KDRT, Cekcok yang berkepanjangan dan Tidak lagi dapat berkomunikasi dengan sebagaimana mestinya.

Bahwa perselisihan dan pertengkaran tersebut selalu berkelanjutan dalam rentang waktu yang cukup lama yaitu sampai bulan januari 2017 sampai dengan 28 Agustus 2019 hingga sekarang kurang lebih 2 tahun 1 bulan penggugat dan tergugat telah berpisah tempat tinggal atau/pisah ranjang karena tergugat telah pergi meninggalkan tempat kediaman bersama tersebut. Yang mana dalam pisah rumah tersebut saat ini penggugat bertempat tinggal di Medan dan tergugat bertempat tinggal di Medan seta sepanjang itu tidak lagi memiliki hubungan lagi.

Bahwasanya adanya beberapa poin perselisihan dan pertengakaran tersebut yang terjadi terus menerus mengakibatkan rumah tangga antara penggugat dan tergugat tidak lagi harmonis dan bahagia sebagaimana mestinya baik lahir maupun batin. Dan sepertinya tidak dapat kembali untuk melanjutkan kembali rumah tangga serta membina rumah tangga bersama tergugat.

Bahwa pihak keluarga antara kedua pihak telah berusaha mendamaikan antara penggugat dan tergugat namun upaya ini tidak menemukan hasil yang diharapkan.

Bahwa berdasarkan uraian gugatan diatas, maka gugatan penggugat telah dapat memenuhi alasan perceraian sebagaimana yang tercantum dalam peraturan pemerintah nomor 9 tahun 1976 pasal 23 Kompilasi Hukum Islam.

Bahwasanya penggugat bersedia dan sanggup untuk membayar dan membiayai seluruh biaya yang timbul diakibatkan dari perkara gugatan perceraian ini .

Berdasarkan alasan atau pun dalil-dalil diatas, maka penggugat memohon kepada ketua Pengadilan Agama Kota medan c.q majelis hakim terkait agar kiranya dapat memeriksa serta dapat mengadili perkara tersebut diatas, yang selanjutnya menjatuhkan putusan yang amarnya sebagaimana berikut ini:

Primair:

  1. Mengabulkan gugatan penggugat
  2. Menetapkan keterkaitan terhadap putus perkawinan antar penggugat dan tergugat yang disebabkan karena perceraian.
  3. Membebankan biaya perkara berdasarkan hukum.

Subsidir

Atau dapat menjatuhkan putusan lain yang seadil-adilnya sebagaimana mestinya.

Demikianlah surat ini kiranya harapannya gugatan ini dapat dikabulkan sebagaimana harapan. Dengan ini penggugat banyak terimakasih.

Wassalamualikum wr.wb.

Hormat Saya

Susi Sisilawati Ningsih Binti Samsudin

Penggugat

Info diatas adalah segala sesuatu yang berkaitan dengan hukum cerai dan menceraikan. Dalam contoh surat gugatan cerai diatas terlihat poin yang wajib tercantum sebagaimana aturan dalam pengadilan agama.

Hal-hal yang harus diperhatikan adalah kelengkapan dokumen pribadi penggugat dan tergugat untuk mengisi data pada form gugatan. Terutama buku nikah resmi antara penggugat dan tergugat. Pada contoh surat gugatan diatas terlihat semua data yang harus ditulis dengan dilengkapi  dan detail.

Surat Gugatan Cerai

Tinggalkan komentar