Cara Ternak Ayam Joper yang Baik dan Benar bagi Pemula

Cara Ternak ayam joper – Tahukah Anda apa itu Ayam Joper? Ya, Ayam Joper merupakan kepanjangan dari ayam Jawa Super, cukup unik bukan? Ayam yang satu ini tercipta karena adanya perkawinan silang antara Ayam Broiler dengan ayam Jawa sehingga terlahirlah ayam spesies ini.

Yang memiliki kualitas lebih unggul dari jenis ayam manapun. Untuk Anda yang ingin berwirausaha dan masih bingung akan berbuat apa. Bisa mencoba ternak Ayam Joper.  Nah, dengan menjadi pengusaha ternak ayam Anda akan mendapatkan keuntungan yang berlipat ganda.

Mengapa demikian? Hal tersebut dikarenakan Ayam Broiler memiliki kualitas penghasil daging terbaik dan ayam jawa memiliki kualitas rasa yang sangat enak serta memiliki kekebalan tubuh yang lebih bagus daripada ayam yang lain.

Maka dari itu, jika keduanya dipadukan akan tercipta ayam dengan spesies baru yang memiliki kualitas daging yang besar, enak dan sistem kekebalan tubuh yang bagus, sehingga para konsumen pun akan tertarik dengan ayam tersebut.

Untuk menjadi peternak ayam yang satu ini tidaklah sulit, hanya saja Anda harus konsisten dan tekun. Penasaran dengan bagaimana cara ternak Ayam Joper yang baik dan benar? Yuk simak berikut ini mengenai beberapa cara untuk memulai ternak ayam yang benar dengan mendapat keuntungan yang memuaskan.

Cara Menyiapkan Kandang dan Peralatan Lainnya

Cara Menyiapkan Kandang Dan Peralatan Lainnya
www.yuribsf.com

Untuk Anda yang masih pemula dan akan memulai bisnis ternak Ayam Joper. Ada beberapa hal yang harus dipersiapkan seperti tempat pakan, kandang dan lain-lain. berikut ulasan selengkapnya mengenai beberapa hal yang harus dipersiapkan ketika akan memulai beternak ayam.

  • Tempat Pakan

Jika Anda akan mulai beternak ayam, yang pertama harus disiapkan adalah tempat pakannya. Nah, untuk tempat pakan sebaiknya menggunakan tempat yang berukuran kecil namun jumlahnya banyak.

Hal ini ditujukan agar si ayam tidak rebutan saat memakan pakan tersebut, sehingga pakan yang diberikan pada hewan ternak  bisa merata. Jika pemberian pakan sudah benar, maka pertumbuhannya pun akan stabil.

  • Pemanas

Nah, untuk alat pemanas yang digunakan untuk 100-300 ayam, Anda bisa menggunakan lampu bohlam yang memiliki ukuran 60-100 watt. Setiap 100 ekor 1 bohlam. Jika Anda memiliki ayam lebih dari itu, bisa menggunakan LPG. Selain memiliki harga yang lebih murah dari pada bohlam, dengan menggunakan LPG juga lebih bagus untuk perkembangan ayam.

  • Ukuran Kandang

Saat ayam sedang berada pada masa grower, Anda bisa menyediakan kandang dengan ukuran 1 meter persegi untuk setiap 100 ekor ayam. Jika semakin  lama ukuran ayam membesar.

Pindahkan ayam tersebut ke kandang yang lebih besar. Selain itu, untuk ukuran Ayam Joper yang berusia 2 bulan. Anda bisa menyediakan kandang yang berukuran 1 meter persegi untuk setiap 10 ekornya.

  • Tempat Minum

Hampir sama dengan tempat makan yang sebelumnya sudah dibahas. Ukuran tempat minum sebaiknya menggunakan ukuran yang kecil. Namun jumlahnya jangan terlalu banyak. Nah, untuk anak ayam tempat minumnya diberi batu kecil atau kerikil.

Hal ini ditujukan agar si anak ayam bisa langsung meminum air tersebut dan kepalanya tidak masuk ke tempat minum terlalu dalam. Jika tempat minum anak ayam tidak diberi kerikil, dikhawatirkan anak ayam akan kedinginan bahkan terkena virus dan berujung kematian.

  • Lantai Kandang

Saat masa branding, gunakan lantai yang terbuat dari sekam dan dicampur dengan pasir. Fungsinya agar kandang tidak bau dan bisa menyerap kotoran. Selain itu, bisa juga diberi koran pada bagian bawahnya.

Untuk masa pembesaran dan masa finisher, Anda bisa memindahkan ayam ke kandang yang lebih besar. Dengan lantai yang menggunakan bahan sekam dan pasir berukuran lebih tebal.

Memilih Bibit yang Tepat

Memilih Bibit Yang Tepat

Kesuksesan utama saat menjadi peternak Ayam Joper sangat ditentukan oleh bibit yang super atau bagus. Jika dipresentasikan, dengan memilih bibit yang bagus secara langsung akan menyumbang 40% tingkat kesuksesan.

Sebab, meskipun peternak tersebut sangat ahli namun saat memilih bibit yang kurang bagus. Hasil yang diperoleh pun akan mengecewakan dan akan berbuah kegagalan.

Untuk Anda yang akan memulai beternak dan membutuhkan bibit yang unggul bisa menghubungi ayamjoper.id. Di sini Anda akan menemukan beberapa bibit unggul yang bisa digunakan untuk berternak.

Persiapan DOC Saat Pertama Kali Datang

Persiapan DOC Saat Pertama Kali Datang
www.youtube.com

Setelah kandang yang disediakan sudah siap dan sudah ada jadwal DOC, bahwa pesanan akan dikirim. Nah, jadwal tersebut menjadi pertanda bahwa Anda harus segera menyiapkan beberapa kelengkapannya. Seperti mengecek pemanas, tempat pakan dan minum.

Jika semua sudah siap, berarti kandang tersebut sudah bisa diisi oleh DOC. Sebelum pesanan DOC datang hal yang perlu Anda lakukan adalah menyiapkan air gula merah. air tersebut bisa langsung diberikan kepada ayam saat pertama kali datang.

Nah, dengan meminum air gula merah ini tujuannya adalah untuk memulihkan tenaga ayam setelah melalui perjalanan yang jauh. Anda bisa memberikan pakan dan minumnya ½ atau 1 jam setelah meminum air gula merah.

Cara Memilih Pakan yang Baik

Cara Memilih Pakan Yang Baik
www.pertanianku.com

Secara umum, Ayam Joper bisa diberi pakan seperti pakan yang diberikan pada Ayam Broiler. Dikarenakan ada beberapa fase yang dialami oleh ayam jenis ini dalam masa pertumbuhannya pertumbuhannya seperti fase starter, fase pembesaran dan fase finisher.

Pada setiap fasenya semua ayam ini memiliki kebutuhan vitamin atau nutrisi yang berbeda-beda. Oleh karena itu, saat memasuki masa starter Anda bisa memberikan pakan dengan ukuran 115.

Kemudian saat memasuki masa pembesaran bisa diberikan pakan pembesaran. Nah, untuk ayam yang berumur 1-60 hari kebutuhan pakannya bisa mencapai 2 kwintal atau 4 karung pakan untuk setiap 100 ekor.

Masa Breeding

Masa Breeding
duniabinatang.net

Dalam masa ini umur ayam berkisar 1-10 hari. Nah, saat mengalami fase branding ini Anda harus lebih perhatian dan memberikan vitamin yang cukup. Sebab, pada fase ini jika penanganannya salah akan mempengaruhi fase berikutnya, seperti pertumbuhan yang lambat, terkena penyakit  dan bahkan kematian.

Nah, hal yang harus diperhatikan saat menempuh masa branding adalah pemanas. Anda harus memasang alat pemanas yang cukup. Jika jumlah ayam hanya 100-300 ekor, bisa menggunakan bohlam sebagai alat pemanasnya.

kalau jumlahnya lebih dari itu, bisa menggunakan pemanas lain seperti LPG. Pemanas ini harus selalu dinyalakan setiap harinya selama 10 hari. Hal ini ditujukan agar perkembangan si ayam bisa berjalan dengan lancar dan tidak mudah terserang penyakit.

Fase Pembesaran

Fase Pembesaran
www.bisnisrumahan.web.id

Saat sudah menginjak fase ini, ayam bisa mulai dilepaskan ke kandang umbaran atau kandang liter. Pada masa pembesaran inilah ayam harus dirawat dengan sebaik-baiknya. Seperti pemberian pakan dan minum yang rutin. Selain itu, kebersihan kandang pun harus tetap dijaga.

Baca Juga: Manfaat Daun Bidara

Sebab kandang yang kotor akan menimbulkan wabah penyakit untuk para ayam. Lebih baik lagi jika Anda memberikan probiotik khusus untuk kandang. Hal ini dilakukan agar kebersihan kandang dan kesehatan ayam tetap terjaga.

Panen

Panen
www.romadecade.org

Masa yang paling ditunggu-tunggu oleh para pelaku ternak Ayam Joper adalah saat memasuki masa panen. Nah, Anda bisa memanennya saat berumur 60-75 hari. Tergantung dari perawatan yang sudah dilakukan dan tergantung dari bobot yang diinginkan.

Saat masa panen akan tiba atau Anda sudah merasa bobot dan usia ayam sudah mencukupi untuk dipanen. Anda harus segera mencari para pembeli ayam. Hal yang perlu diingat oleh para peternak yang sudah siap panen adalah jika telat untuk  memanen beberapa hari saja akan  mempengaruhi kalkulasi.

Sebab, pakan untuk hewan ternak tersebut harus dikeluarkan setiap harinya, sehingga jika sudah saatnya untuk panen, harus segera dipanen dan dijual kepada para konsumen agar tidak terjadi kerugian.

Demikian pembahasan mengenai cara ternak Ayam Joper yang baik dan benar. Untuk Anda yang akan memulai beternak ayam, sebaiknya harus menguasai materinya terlebih dahulu seperti yang sudah tertulis di atas. Sehingga saat sudah terjun kelapangan, tidak akan menemukan beberapa kesulitan lagi.

Namun, jika belum menguasai materi cara ternak ayam joper jangan sekali-kali untuk mencoba langsung terjun kelapangan dan menjadi peternak karena hal tersebut akan berisiko. Nah, untuk Anda yang sudah memulai menjadi peternak namun hasilnya kurang memuaskan. Jangan kecewa dan putus asa. Yang harus dilakukan adalah tetap semangat dan terus mencoba!

Leave a Comment

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.

%d bloggers like this: