Tari Legong

Pernahkah Anda menyaksikan atau mendengar nama Tari Legong? Mungkin nama tari ini terdengar asing, terutama bagi Anda yang bukan masyarakat Bali. Ini merupakan sebuah tari tradisional yang berasal dari provinsi sekaligus pulau Bali.

Saat Anda mengunjungi Bali, maka di sana Anda akan disambut dengan berbagai macam upacara adat yang menampilkan ragam tarian di Bali. Di sana Anda akan melihat bagaimana para penari Bali melenggak-lenggokan tubuhnya dengan lemah gemulai yang membuatnya sangat indah dan menawan.

Sama halnya saat menarikan Tari Legong. Tari ini menjadi salah satu jenis tari di Bali yang paling sering ditunjukkan. Bahkan, wisatawan dari luar negeri banyak yang sudah tidak asing dengan tari ini. Tari ini menawarkan sebuah tari dengan gerakkan yang sangat anggun dan mempesona yang dapat mencuri perhatian siapa saja yang melihatnya.

Pengertian Tari Legong

Pengertian Tari Legong
blogkulo.com

Tari Legong adalah salah satu jenis tarian tradisional yang berasal dari pulau Bali. Tarian ini mempunyai gerakan yang kompleks yang mana menyatukan gerakan tubuh dengan iringan alat musik gamelan. Adanya gerakan tari yang kompleks ini konon dikarenakan adanya gambuh.

Kata Legong sendiri berasal dari kata “leg” yang memiliki arti tari yang lues. Sedangkan kata “gong” memiliki arti sebuah alat musik tradisional yaitu gamelan. Jenis tarian ini dimainkan oleh kaum wanita sehingga tampak terlihat cantik dan anggun.

Sejarah Tari Legong

Sejarah Tari Legong
lifestyle.okezone.com

Bicara soal sejarahnya, tari ini memiliki sejarah yang panjang. Pada mulanya tari ini mulai dikembangkan di Bali pada abad ke 19 M di wilayah Keraton. Adapun tari ini sendiri lahir dari sebuah mimpi seorang pangeran kerajaan.

Berdasarkan cerita rakyat yang berkembang di Bali, banyak masyarakat yang mempercayai bahwa pangeran ini memiliki nama Pangeran Sukawati dan saat itu pangeran bermimpi sakit. Dalam mimpinya, pangeran tersebut melihat dua orang wanita yang menari anggun sambil diiringi oleh alat musik gamelan.

Perpaduan dari gerakan dan musik yang mengiringi tarian ini di ilustrasikan oleh Pangeran Sukawati dan kemudian diajarkan kepada para wanita di kerajaan. Hal inilah yang menjadi sejarah mengapa tari ini dapat bertahan dan menjadi tarian tradisional khas Bali sampai sekarang.

Makna Tari Legong

Makna Tari Legong
myimage.id

Tarian ini memiliki sebuah makna yang menceritakan tentang nilai sejarah dan keagamaan. Menurut sejarah, tarian ini dijadikan sebagai perwujudan rasa syukur dan terima kasih kepada nenek moyang yang telah memberikan berkah yang tiada tara.

Namun, saat ini jenis tarian ini dijadikan sebagai tarian penghibur maupun tarian penyambutan para tamu.

Komposisi Tari Legong

Komposisi Tari Legong
lifestyle.okezone.com

Sama halnya dengan tari pada umumnya, Tari Legong juga memiliki komposisi yang sangat menarik. Komposisi ini bisa berupa alat musik, kostum, penari dan komposisi lainnya. Berikut ini adalah beberapa komposisi yang ada dalam tarian ini.

  • Penari

Pada awalnya, tari ini hanya dimainkan oleh dua orang saja, itupun adalah gadis remaja yang belum menstruasi. Para penari ini disebut dengan Lenggong, adapun mereka zaman dahulu menari di bawah sinar rembulan yang ada di lingkungan wilayah keraton.

Penari ini juga memiliki ciri khas yang mana ia selalu membawa kipas di tangannya. Dalam tari ini kini ada tambahan penari pelengkap yang disebut dengan Condong. Adapun perbedaan antara Lenggong dan Condong adalah terletak pada kipas yang dibawa. Para penari condong tidak membawa kipas di tangannya pada saat menari.

  • Iringan tari

Seperti yang sudah disebutkan di atas bahwa tari ini diiringi dengan menggunakan alat musik tradisional khas Bali yang disebut dengan Gamelan Semar Pagulingan.

Instrumen yang dibunyikan pada alat musik ini disesuaikan dengan pakem para penari. Adapun musiknya sendiri memiliki unsur seperti wirasa, wirama dan juga wiraga yang baik dan benar. Unsur ini sendiri sama dengan unsur musik pada umumnya.

  • Gerakan Lenggong

Sebuah tari tentunya tidak lepas dari yang namanya gerakan. Nah, dalam Tari Legong, terdapat tiga elegan gerakan yang pada dasarnya bermuara ada tari gambuh . tiga gerakan dasar pada tari ini termuat dalam Panitiataing Pangambuhan yang meliputi Tangkep, Agam, dan Tandang.

  • Agam

Agam merupakan gerakan dasar yang mana memerankan bermacam tokoh pemeran yang akan dimainkan. Dalam hal ini para penari dituntut untuk bisa memerankan berbagai macam tokoh yang diceritakan dalam cerita.

  • Tangkep

Tangkep bisa diumpamakan sebagai mimik wajah yang mana ia merupakan gabungan dasar dari ekspres dengan gerak pendukung pada saat menggunakan kipas. Dalam tari ini beberapa jenis tangkep yang sering dilakukan oleh para penari sangat banyak.

Misalnya gerakan mata yakni manis carengu dan dedeling, ferakan jemari, girah, nyeliring, dan nredeh, ferakan leger, ngurat daun, gulu wangsul, nilen, ngotak bahu, dan ngeliet, dan ada juga gerkaan memegang kipas yang disebut dengan nyekel, nyingkel dan ngaliput.

  • Tandang

Tandang merupakan cara berjalan yang dilakukan oleh penari. Nah, para penari di sini akan berjalan dan juga bergerak sesuai dengan iringan musik yang dilantunkan. Mereka akan berjalan dengan menggunakan tandang ngelikas, nyeledo, ngeleong, nyeregseng, tandang niltil. Tandang nayong, nayuh dan juga agem nyamir.

  • Busana dan Tata Rias

Sama halnya dengan tari lainnya, Tari Legong juga memiliki busana dan tata rias yang khas. Para benari diwajibkan untuk menggunakan pakaian adat khas Bali yang lengkap dengan aksesoris dan pernak-pernik lainnya terutama kipas.

Adapun untuk riasan wajahnya sendiri ada riasan wajib yang disebut dengan kembang goyang dan melati dimana kedua benda ini harus diletakkan di atas kepala da nantinya akan ikut bergoyang pada saat menari menggerakkan tubuhnya.

Modernisasi Tari Legong

Di abad ke 20, terjadi penurunan peminat Tari Legong di Bali. Bahkan banyak seniman asli Bali yang melakukan rekonstruksi tari dengan menambahkan beberapa gerakan di dalamnya. Hal inilah yang menghasilkan Tari Legong yang seperti Anda lihat saat ini.

Dengan adanya modernisasi tari ini membuat tari ini lebih indah. Tari ini tampak terlihat tradisional namun juga mengikuti perkembangan zaman. Tidak heran jika tari ini menjadi salah satu ikon yang paling banyak diburu oleh para wisatawan ketika datang ke Bali.

Tari Legong merupakan salah satu jenis tari yang sangat menarik. Bahkan setiap gerakannya mengundang rasa penasaran bagi siapapun yang melihatnya. misalnya saja seperti gerakan mata yang khas, gerakan tangan dan juga lenggak-lenggok tubuh yang membuat siapa saja mempesona.

Ya, memang tari ini sangat indah dan bahkan saat ini dijadikan sebagai salah satu kearifan lokal yang dijaga oleh masyarakat Bali.

Meskipun banyak budaya baru yang datang, namun pulau ini tetap menjunjung kebudayaannya sendiri dengan baik, salah satunya dengan tetap melestarikan Tari Legong di tengah modernisasi Pulau Dewata Bali.

baca juga tari payung

Semoga dengan adanya informasi ini bisa memberikan banyak manfaat dan pengetahuan baru untuk Anda. Kini bagi Anda yang ingin menyaksikan Tari Legong dimainkan di Bali tidak penasaran lagi dengan tari yang indah ini.

Leave a Comment

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.