Contoh Surat Perjanjian Jual Beli Tanah

Contoh Surat Perjanjian Jual Beli Tanah – Bagi yang baru terjun dalam dunia jual beli tanah mungkin akan kebingungan bagaimana mengurus surat-suratnya. Nah, contoh surat perjanjian jual beli tanah berikut ini akan membantu saat ingin melakukan transaksi.

Beberapa hal yang tercantum dalam berkas tersebut mungkin terdengar awam dan sulit dipahami. Karena itulah artikel ini akan mengulas berbagai hal yang berkaitan dengan jual beli tanah selain contoh surat perjanjian jual beli tanah itu sendiri. Kebutuhan masyarakat akan kepemilikan properti ini memang terus meningkat.

Mereka juga beranggapan bahwa investasi kavling sangatlah menguntungkan. Hal tersebut memang karena harga tanah akan mengalami peningkatan dari tahun ke tahun. Tidak hanya untuk dijual, tanah juga bisa disewakan kembali misalnya untuk bercocok tanam. Jika akan melakukan transaksi jual beli tanah baik kavling, sawah ataupun warisan berikut ulasan selengkapnya.


Beberapa Hal yang Harus Dicantumkan dalam Surat Jual Beli Tanah

Beberapa Hal yang Harus Dicantumkan dalam Surat Jual Beli Tanah

Sebelum membahas mengenai contoh surat perjanjian jual beli tanah, sejumlah hal di bawah ini perlu diketahui terlebih dahulu.  Mulai dari informasi yang dicantumkan harus lengkap hingga pasal-pasal yang mengikat.

1. Informasi Surat Harus Lengkap

Selain mencantumkan identitas pihak pertama dan kedua sebagai penjual dan pembeli, alamat detail dan posisi lahan juga harus dijelaskan. Tidak hanya memasarkannya melalui tulisan, namun harus detail menggunakan ilustrasi peta denah yang dilampirkan pada halaman terpisah.

2. Uang muka dan Cara pembayaran Tertera

Disamping informasi mengenai tanah yang akan dijual, nominal harga dalam hal ini cara pembayaran juga harus tercantum dengan jelas dalam akad jual beli. Berapa besarnya uang muka yang harus dibayarkan? Hal tersebut penting sebagai tanda pembeli benar-benar niat untuk membeli tanah tersebut.

Apalagi jika pembeli menggunakan cara pembayaran cicilan. Besaran cicilan, panjangnya tenor dan tempo pembayaran harus dijelaskan. Namun, biasanya penjual tidak bisa menghandle sendiri, dibutuhkan pihak ketiga yakni KPR Bank untuk memastikan transaksi lancar dan tidak ada pihak yang dirugikan.

3. Pernyataan Pembebanan Biaya

Sejumlah pasal-pasal penting akan ditemukan dalam contoh surat perjanjian jual beli tanah. Contohnya seperti biaya tertentu yang akan dibebankan kepada pembeli jika ingin melakukan pergantian nama dokumen, pajak tanah, dan sebagainya.

4. Pasal-pasal Mengikat

Sejumlah pasal yang mengingat secara hukum perlu dicantumkan dan diperhatikan oleh pihak pembeli. Mulai dari penyerahan tanah, masa berlaku perjanjian, status kepemilikan dan lain sebagainya. Pasal yang dicantumkan juga bisa ditentukan atas kesepakatan kedua belah pihak.

5. Perhatikan Kondisinya

Namun sebelum membuat surat jual beli tanah, penjual harus memastikan kondisinya. Misalnya saja kontur dan jenis tanahnya apakah layak untuk didirikan bangunan. Sebagai pembeli juga seharusnya hindari membeli tanah dengan kontur miring. Kecuali memang digunakan untuk kebutuhan pertanian atau perkebunan.

Pembeli juga perlu memastikan apakah ada sumber airnya atau tidak. Lokasi juga faktor pertimbangan yang tidak kalah penting. Apalagi tujuan membeli tanah adalah untuk dibangun tempat usaha. Pilihlah lokasi yang strategis dengan infrastruktur memadai. Saat menyusun surat jual beli tanah, kedua belah pihak juga harus memperhatikan pasal-pasal dan dampak yang mungkin akan ditimbulkan.


Contoh Surat Perjanjian Jual Beli Tanah

Setelah mengetahui hal-hal yang harus ada dalam surat perjanjian tanah, saatnya untuk mengetahui contoh surat perjanjian jual beli tanah. Template dari surat perjanjian biasanya hampir semua sama, penjual hanya perlu menyesuaikannya dengan mengganti nama, batas tanah, dan informasi yang dibutuhkan lainnya. Berikut selengkapnya.

Contoh Surat Perjanjian Jual Beli Tanah Kavling

Contoh Surat Perjanjian Jual Beli Tanah Kavling

Model surat perjanjian mengacu pada bentuk umum dan pembeli harus mencermati aspek legal yang tercantum dalam surat tersebut. Bagi yang ingin melakukan jual beli tanah kavling, berikut ini contohnya.

Surat Perjanjian Jual Beli Tanah Kavling

SURAT KETERANGAN JUAL BELI SEBELUM DIAKTAKAN

 

Kami yang bertanda tangan dibawah ini:

Nama                      : ………………………………………………………………………………………

Tempat Tgl Lahir     : ………………………………………………………………………………………

Pekerjaan               : ……………………………………………………………………………………….

Alamat                    : ……………………………………………………………………………………….

………………………………………………………………………………………………………………………..

Nomor KTP            : ……………………………………………………………………………………….

Untuk selanjutnya disebut pihak pertama (penjual).

Nama                      : ……………………………………………………………………………………….

Tempat Tgl Lahir    : ……………………………………………………………………………………….

Pekerjaan               : ……………………………………………………………………………………….

Alamat                    : ……………………………………………………………………………………….

…………………………………………………………………………………………………………………….

Nomor KTP             : ……………………………………………………………………………………….

Untuk selanjutnya disebut pihak kedua (pembeli)

Pada hari ini …………….. tanggal …… (…………………………………………….)  bulan…………. tahun …………(………………………………………………………………………………..).  dalam hal ini ….  sebagai pihak pertama menyatakan akan mengikatkan diri dengan menjual sejumlah tanah ke…….  sebagai pihak kedua. Tanah tersebut dengan hak……………………. yang dibuktikan dalam sertifikat tanah atas nama……….  dengan nomor sertifikat…….. beralamatkan di…………………….desa……..rt…….. rw…….. kecamatan……. kabupaten……………. dengan ukuran ……….. m……x……. m  dan total luasnya……….

Batas tanah tersebut yakni sebagai berikut:

Sebelah Utara        : Berbatasan dengan …………………………………………………

Sebelah Timur        : Berbatasan dengan …………………………………………………

Sebelah Selatan      : Berbatasan dengan …………………………………………………

Sebelah Barat           : Berbatasan dengan …………………………………………………

Pihak pertama dan kedua sepakat untuk membuat ikatan perjanjian dalam hal ini terkait jual beli yang syarat serta ketentuannya diatur dalam sejumlah pasal berikut ini.


Contoh Pasal-pasal Dalam Perjanjian Surat Jual Beli Tanah

Contoh Pasal-pasal Dalam Perjanjian Surat Jual Beli Tanah

Selain bagian pertama seperti di atas, surat perjanjian tanah haruslah dilengkapi dengan pasal-pasal yang mengikat. Ini merupakan hal yang wajib dicantumkan jika tidak ingin ada yang dirugikan kedepannya. Berikut ini pasal yang harus ada.

Pasal-pasal Dalam Perjanjian Surat Jual Beli Tanah

 

  • Harga dan Pembayaran (tercantum dalam pasal satu)

Pasal satu ini memuat informasi mengenai harga dan sistem pembayaran yang diterapkan. Intinya kedua belah pihak sudah menyetujui bahwa tanah tersebut dijual dengan harga ….. per meter perseginya. Dicantumkan juga harga total tanah secara keseluruhan sesuai dengan panjang dan lebarnya.

Setelah itu, tuliskan cara pembayarannya, seperti akan dibayarkan dari pihak kedua kepada pihak pertama melalui cara tunai atau angsuran atau sistem KPR dari perbankan mulai tanggal bulan.. dengan uang muka yang harus dibayarkan sejumlah berapa banyak. Uang muka ini dibayarkan kepada pihak pertama selambat-lambatnya tanggal……. bulan….. tahun…… melalui langsung atau transfer bank setelah ditandatanganinya surat perjanjian ini

  • Jaminan dan Sanksi (Pasal kedua)

Pada pasal kedua, dijelaskan bahwa tanah yang dijual merupakan hak miliknya dan bebas dari agunan atau sitaan. Tanah juga tidak dalam kondisi sengketa, sedang tidak digadaikan, atau dipindahtangankan ke orang lain. Properti juga tidak dalam kondisi dikreditkan ke pihak lain.

Dalam bagian ini, dibutuhkan kekuatan berupa dua orang saksi sebagai penjamin bahwa informasi mengenai tanah yang dijual tersebut benar adanya. Dituliskan mulai dari nama saksi, tempat tanggal lahir, pekerjaan, alamat, no KTP, serta hubungan antara saksi dengan pihak penjual sebagai apa apakah saudara seperti kakak, adik, paman, atau lainnya.

  • Penyerahan Tanah (Pasal Tiga)

Pasal ketiga memuat bagaimana cara penyerahan tanahnya. Dalam hal ini pihak pertama berjanji untuk menyerahkan sertifikat hak milik properti sepenuhnya kepada pihak kedua selambat-lambatnya.. tanggal……. bulan……. tahun…..  setelah pihak kedua melunasi pembayarannya.

  • Status Kepemilikan Tanah (Pasal Keempat)

Pasal keempat memuat bagaimana status kepemilikan tanah. Sesudah ditandatanganinya surat perjanjian, maka segala keuntungan maupun kerugian mengenai tanah yang sudah dijual sepenuhnya ditanggung oleh pihak pembeli atau dalam hal ini pihak kedua.

3. Contoh Pasal-pasal Dalam Surat Perjanjian Jual Beli Tanah (Pasal ke – 5 hingga ke – 9)

Ada banyak pasal yang harus dicantumkan dalam contoh surat perjanjian jual beli tanah dengan total ada sembilan pasal. Berikut ini isi dari pasal lima hingga sembilan yang harus wajib ada.

  • Pembaliknamaan Kepemilikan (Pasal Lima)

Pasal kelima memuat kesediaan pihak pertama untuk membantu pihak kedua dalam proses pembaliknamaan sertifikat tanah dan bangunan yang akan didirikan nantinya. Pihak kedua juga bersedia membantu memberikan keterangan dan menandatangani surat-surat untuk kebutuhan pembaliknamaan kepemilikan, pengurusan ke instansi terkait dan segala kewajiban yang berhubungan dengan perpindahan hak dari pihak pertama ke pihak kedua. Semua biaya yang mengurus kebutuhan tersebut sepenuhnya ditanggung oleh pihak kedua.

  • Pajak, Iuran dan Pungutan (Pasal 6)

Pasal keenam memuat kesepakatan mengenai pajak, pungutan dan iuran yang berhubungan dengan properti yang sudah dibeli pihak kedua. Mulai dari sebelum perjanjian hingga disahkannya perjanjian ketiga hal tersebut menjadi kewajiban pihak pertama. Kemudian, setelah ditandatanganinya perjanjian oleh kedua belah pihak, pajak, tanah dan iuran sepenuhnya menjadi tanggung jawab pihak kedua.

  • Masa Berlakunya Perjanjian (Pasal Ketujuh)

Pada bab ini dijelaskan bahwa perjanjian tidak akan berakhir meskipun pihak pertama meninggal dunia atau karena sebab lain seperti kecelakaan, dan sebagainya. Jika pihak pertama sedang tidak dalam kondisi  baik, maka ia harus menunjuk ahli waris atau pengganti pihak pertama untuk mematuhi segala hak dan kewajiban yang sudah tercantum dalam surat perjanjian jual beli tanah ini. Pihak pertama mengikatkan diri dari ketentuan tertulis perjanjian ini.

  • Hal Lain-lain (Pasal Delapan)

Pasal kedelapan memuat segala hal yang tidak tercantum pada contoh surat perjanjian jual beli tanah akan diselesaikan dan dicari jalan keluarnya secara baik-baik dengan cara musyawarah kekeluargaan antara pihak pertama dan pihak kedua.

  • Penyelesaian Perselisihan (Pasal Sembilan)

Bab ini menjelaskan bahwa jika memang masalah tersebut tidak dapat diselesikan secara kekeluargaan, maka kedua belah pihak akan membawanya ke perkara hukum. Mengenai perjanjian yang sudah dibuat ini, kedua belah pihak siap menanggung segala risiko yang ditimbulkan dengan memilih menyelesaikan perkara di …………………….

Demikian surat perjanjian jual beli tanah ini disepakati oleh pihak pertama dan pihak kedua di …………. pada ….. hari…….. tanggal ………. bulan……. tahun…….. dalam keadaan sadar dan tanpa ada paksaan pihak manapun.

PIHAK PERTAMA, ( …………….……………………….. )

PIHAK KEDUA, ( …………….……………………….. )

Saksi-Saksi:

SAKSI PERTAMA, ( …………….……………………….. )

SAKSI KEDUA, ( …………….……………………….. )


Contoh Surat Perjanjian Jual Beli Tanah Warisan

Contoh Surat Perjanjian Jual Beli Tanah Warisan

Sejumlah orang masih belum memahami bagaimana membuat surat perjanjian jual beli tanah warisan. Kesulitan yang sering dijumpai adalah bagaimana cara mengubah nama yang tercantum dalam sertifikat menjadi nama sendiri yang awalnya atas nama orang tua atau pihak lain yang memberikan warisan.

Semetara kelengkapan dokumen surat perjanjian yang asli adalah akta jual beli dengan tanda tangan orang tua. Pada tahap awalnya, pemohon perlu membuat surat keterangan waris yang menjelaskan bahwa tanah tersebut sudah diwariskan kepada yang bersangkutan.

Pembuatkan surat keterangan tersebut harus dilakukan oleh ahli waris dengan dua orang saksi dan dikukuhkan oleh kepala desa setempat. Syarat lainnya diatur dalam PP No 1 dan 14 Tahun 2020 dalam peraturan Kepala Badan Pertanahan Nasional.  Bentuk surat ini sama seperti contoh surat perjanjian jual beli tanah biasanya, namun pada bagian akhir dilampirkan surat kuasa ahli waris sebagai buktinya.


Contoh Surat Kuasa Ahli Waris Untuk Kebutuhan Jual Beli Tanah

Contoh Surat Kuasa Ahli Waris Untuk Kebutuhan Jual Beli Tanah

Setelah mengetahui format surat secara umum, surat kuasa ahli waris perlu diketahui karena merupakan lampiran wajib dalam perjanjian jual beli tanah. Berikut contohnya.

Surat Kuasa Ahli Waris Untuk Kebutuhan Jual Beli Tanah

SURAT KUASA AHLI WARIS

 

Saya yang bertanda tangan di bawah ini, ahli waris dari ……………………….

Nama Lengkap               :

Tempat Tanggal Lahir   :

No KTP                             :

Pekerjaan                        :

Hubungan dengan ………. : anak/ saudara kandung / Lainnya

 

 Selanjutnya disebut sebagai Pemberi Kuasa dengan ini memberikan KUASA kepada:

Nama Lengkap               :

Tempat Tanggal Lahir   :

No KTP                             :

Pekerjaan                        :

Hubungan dengan Pemberi kuasa : anak/ saudara kandung / Lainnya

 

Yang selanjutnya disebut sebagai Penerima Kuasa

Kami sebagai pemberi kuasa menyatakan untuk memberikan wewenang penuh kepada penerima kuasa untuk mengurusi hal-hal yang berkaitan dengan jual beli tanah…………. (jika sudah meninggal ditulis) meninggal pada tanggal

Adapun harta peninggalan yang dimaksud berupa:

Sebidang tanah atas nama…………………. dengan luas…………… meter persegi dengan rincian……. panjang kali lebar……….. ( jika ada rumahnya ditulis ) beserta rumah dengan luas…………. dengan sertifikat Hak Milik Nomor………………….. tanah dan bangunan tersebut berdiri di …………….. kelurahan. ………….. kecamatan……………. kabupaten………. provinsi………

Adapun batas dari tanah tersebut adalah sebelah selatan dengan……………… barat adalah……….. timur adalah……………… utara adalah…………….. selatan adalah………………

Kami juga sudah memberikan wewenang kepada penerima kuasa untuk mengesahkan akta jual beli tanah, membuat kwitansi pembayaran, menerima uang, hingga tindakan hukum dengan pihak ketiga yang berkaitan dengan pemindahnamaan akta tanah.

Demikian surat ini dibuat dalam kondisi sadar dan tidak ada tekanan dari pihak manapun.

Dibuat di    : ……………..……………..……………..……………..……………..……………..……………..…………..

Pada tanggal : ……………..……………..……………..……………..……………..……………..……………..…………..

Pemberi kuasa :

1 …………………………………… (berisi nama, tanda tangan dan materai)

2 ………………………………… (berisi nama, tanda tangan dan materai)

3…………………………………. (berisi nama, tanda tangan dan materai)

Penerima kuasa : …………………………………  (berisi nama, tanda tangan dan materai)

Saksi :

1 (berisi nama, tanda tangan dan materai)

2 (berisi nama, tanda tangan dan materai)

Mengetahui,

Lurah Desa ___________                                   Camat Kecamatan __________

_____________________                                   _________________________

(nama dan stempel kelurahan)                     (nama lengkap dan stempel kecamatan)


Contoh Surat Perjanjian Jual Beli Tanah dan Rumah Melalui Agen Properti

ontoh Surat Perjanjian Jual Beli Tanah dan Rumah Melalui Agen Properti

Selain hanya tanah, sejumlah pihak biasanya menjual properti beserta rumahnya juga. Keduanya dapat dipisah, namun bisa juga dijadikan satu agar lebih simpel. Karena itulah, contoh surat perjanjian jual beli tanah dan rumah ini penting diketahui. Berikut contohnya.

Surat Perjanjian Jual Beli Tanah dan Rumah Melalui Agen Properti

SURAT PERJANJIAN JUAL BELI TANAH DAN RUMAH

 

Surat Perjanjian Jual Beli ini dibuat dan ditandatangani pada hari ini ……….  oleh :

Nama  : ……………………………………………………………………………………………………………………………

No. KTP  : ……………………………………………………………………………………………………………………………

Alamat : ……………………………………………………………………………………………………………………………

Pekerjaan: …………………………………………………

Untuk selanjutnya disebut PIHAK PERTAMA;

 

Nama   : ……………………………………………………………………………………………………………………………

No. KTP   : ……………………………………………………………………………………………………………………………

 Alamat :  ……………………………………………………………………………………………………………………………

Pekerjaan :

Untuk selanjutnya disebut PIHAK KEDUA

 

Pihak pertama dan kedua juga disebut “kedua belah pihak” dan jika disebutkan sendiri disebut “pihak”

Kedua belah pihak menerangkan hal antara lain:

Menyatakan kesepakatan mengenai kepemilikan tanah dan rumah yang dikuasakan oleh penjual kepada pembeli dengan luas tanah ……….. dengan hunian seluas…………… yang berdiri diatas tanah tersebut…………… tanah berlokasi di alamat…………….

Pihak pertama akan menjual tanah menggunakan jasa……………… untuk memasarkannya dan dengan ini pihak pertama memberikan wewenang kepada jasa property…… untuk menitipkan uang hasil penjualan sebagai tanda jadi ataupun uang lainnya yang berkaitan dengan jual beli tanah.


Contoh Pasal-pasal dalam Surat Perjanjian Jual Beli Tanah melalui Agen Properti

Contoh Pasal-pasal dalam Surat Perjanjian Jual Beli Tanah melalui Agen Properti

Selain surat pernyataan, pasal-pasal yang mengikat juga harus dibuat. Hal tersebut agar tidak ada kerugian yang ditimbulkan antara kedua belah pihak. Berikut contohnya.

Pasal-pasal dalam Surat Perjanjian Jual Beli Tanah melalui Agen Properti

 

Harga dan Transaksi (Pasal Satu)

Dalam pasal satu dimuat mengenai kesediaan pihak pertama untuk menyerahkan properti kepada  pihak kedua dengan harga transaksi sebesar……………………. harga tersebut belum termasuk……

Pajak penghasilan, pelunasan tunggakan rekening sampai dan pajak bumi dan bangunan serta iuran kebersihan dan keamanan menjadi tanggung jawab pihak pertama. Biaya administrasi dari agen properti juga dibebankan ke pihak pertama. Sementara BPHTB, dan biaya akta jual beli balik nama menjadi tanggung jawab pihak kedua.

  • Jangka Waktu Kesepakatan dan Cara Transaksi (pasal kedua)

Pasal kedua ini memuat jangka waktu kesepakatan pembayaran dan cara transaksi apakah melalui cash, kredit atau pembayaran dalam lima kali cicilan. Besaran uang muka harus dicantumkan. DP itulah yang akan dititipkan ke pihak kedua selaku agen penjualan rumah.

  • Tanggung Jawab Kedua Belah Pihak (Pasal Ketiga)

Bab ini menjelaskan bagaimana cara menyerahkan dokumen ke pihak kedua. Pihak pertama harus menjelaskan secara detail kondisi properti, sertakan foto dan gambar denah sebagai bukti. Pihak kedua juga harus menyerahkan uang muka dan pelunasan ke pihak pertama. Jika ditemukan hal yang menyimpang  maka kesepakatan bisa diakhiri.

Nah, itu dia beberapa contoh surat perjanjian jual beli tanah beserta pasal-pasal di dalamnya. Sebenarnya pasal mengenai jual beli tanah ke agen properti terdiri dari lebih dari lima pasal, tidak berbeda dengan pasal dalam jual beli properti biasanya. Pengguna perlu menyesuaikan dengan kebutuhan dan pihak kedua yang dimaksud apakah perorangan atau agen.

Tanah dan rumah merupakan investasi yang menguntungkan, karena harganya terus naik dari tahun ke tahun, apalagi jika lokasinya strategis. Selain untuk dijual, tanah juga bisa disewakan untuk kebutuhan tertentu seperti bercocok tanam atau sebagai lahan parkir.

Contoh Surat Perjanjian Jual Beli Tanah

Tinggalkan komentar